Contact | Sitemap | Announcement | Privacy Policy | Disclaimer |
$value) { if (strpos($param, 'color_') === 0) { google_append_color($google_ad_url, $param); } else if (strpos($param, 'url') === 0) { $google_scheme = ($GLOBALS['google']['https'] == 'on') ? 'https://' : 'http://'; google_append_url($google_ad_url, $param, $google_scheme . $GLOBALS['google'][$param]); } else { google_append_globals($google_ad_url, $param); } } return $google_ad_url; } $google_ad_handle = @fopen(google_get_ad_url(), 'r'); if ($google_ad_handle) { while (!feof($google_ad_handle)) { echo fread($google_ad_handle, 8192); } fclose($google_ad_handle); } ?>

Translate

Showing posts with label PHP. Show all posts
Showing posts with label PHP. Show all posts

Monday, February 15, 2021

CARA MEMBOBOL PASS md5 decrypt ONLINE

 MENURUT wikipedia bahasa indonesia "MD5 adalah salah satu dari serangkaian algortima message digest yang didesain oleh Profesor Ronald Rivest dari MIT (Rivest, 1994). Saat kerja analitik menunjukkan bahwa pendahulu MD5 — MD4 — mulai tidak aman, MD5 kemudian didesain pada tahun 1991 sebagai pengganti dari MD4 (kelemahan MD4 ditemukan oleh Hans Dobbertin).


Pada tahun 1993, den Boer dan Bosselaers memberikan awal, bahkan terbatas, hasil dari penemuan pseudo-collision dari fungsi kompresi MD5. Dua vektor inisialisasi berbeda {\displaystyle I}{\displaystyle I} dan {\displaystyle J}{\displaystyle J} dengan beda 4-bit di antara keduanya"


Bagi yang lupa pass menggunakan type has MD5 kita bisa bongkar MD5 Decryption dengan bantuan website Online alamatnya ==> DISINI

 semoga bisa membantu bagi para programer yang lupa Pass menggukan MD5 Encryption.




Thursday, September 27, 2018

keunggulan php 7


Keunggulan PHP 7

Ada berbagai keunggulan yang ditawarkan PHP 7.2 dibandingkan dengan versi sebelumnya. Dikutip dari  sumber php.net, ada beberapa fitur yang merupakan perbaikan dari versi sebelumnya seperti Scalar type declarations, Return type declarations, Anonymous classes, Generator Return Expressions dan sebagainya. Selain itu dikutip dari sumber  Dev.to, PHP 7.2 memiliki sistem security yang lebih baik karena sudah memasukkan Modern Cryptography di dalamnya. PHP 7.2 telah support Argon2 serta Libsodium untuk mengamankan password. Perlu diketahui bahwa Libsodium merupakan software library untuk enkripsi, dekripsi, signature serta password hashing.
Jika sebelumnya anda menggunakan php yang lama kemudian terjadi error dengan koneksi ke database anda bisa lakukan dengan contoh di bawah ini.
Contoh Untuk koneksi ke database dengan menggunakan php 7
Keunggulan PHP 7










Koneksi ke Database dengan Script PHP

<?php
//mendefenisikan nama server. dafault server lokal anda adalah 'localhost'
define("SERVER","localhost");

define("USER","root");
//mendefenisikan nama user pada database MySQL. dafault user server lokal adalah 'root'

define("PASS","");
//mendefenisikan password pada database MySQL. dafault pass server lokal adalah kosong.

$connect=mysqli_connect(SERVER, USER, PASS);
if (mysqli_connect_errno())
{
//Jika koneksi gagal, tampilkan pesan ini
echo "Koneksi Gagal: " . mysqli_connect_error();
}

//Jika koneksi sukses, tampilkan pesan ini
echo "Koneksi Sukses";
?>

Dikutip dari beberapa sumber

Wednesday, December 24, 2014

Cara Membuat Tanggal Bulan Format Indonesia dengan php

Posting kali ini dengan judul Cara Membuat Format Bulan barbahasa Indonesia, bisa juga berjudul indo tanggal,cara membuat format bulan bahasa indonesia dengan php

Contoh Script sebagai berikut:

<?php
function tgl_indo($tgl){
$tanggal = substr($tgl,8,2);
$bulan = getBulan(substr($tgl,5,2));
$tahun = substr($tgl,0,4);
return $tanggal.' '.$bulan.' '.$tahun;  
}

function getBulan($bln){
switch ($bln){
case 1: 
return "Januari";
break;
case 2:
return "Februari";
break;
case 3:
return "Maret";
break;
case 4:
return "April";
break;
case 5:
return "Mei";
break;
case 6:
return "Juni";
break;
case 7:
return "Juli";
break;
case 8:
return "Agustus";
break;
case 9:
return "September";
break;
case 10:
return "Oktober";
break;
case 11:
return "November";
break;
case 12:
return "Desember";
break;
}


?>
Semoga bermanfa'at buat anda yang sedang cari artikel ini.

Thursday, July 24, 2014

Cara Copy file txt dengan menggunakan script php



Cara Copy file txt dengan menggunakan script php
berikut script nya
cara ini mudah-mudahan bisa membantu bagi yang sedang mencari script copy file data txt


Demikian tutorialnya semoga bermanfa'at
Cara Copy file txt dengan menggunakan script php

Thursday, July 17, 2014

Mengetahui data web terakhir di akses

Image Mengetahui data web terakhir di akses
Cara Mengetahui data web terakhir di akses , cara ini memudahkan kita untuk mengetahui
file kita kapan terakhir waktunya di akses oleh user
script php nya seperti ini.
Copy paste Script dibawah ini.

Wednesday, July 16, 2014

Mengenal Fungsi Switch-Case dalam PHP


Setelah sekian lama ga ada posting kali ini akan sedikit sering mengenai fungsi switch case - brak
Pada dasarnya fungsi switch pada PHP sama saja dengan fungsi if dan else,ada sedikit perbedaan pada penggunaannya dan juga syntaxnya. contoh scriptnya kurang lebih seperti ini:

Monday, July 14, 2014

Cara membuat Script Email



Cara membuat form Email dengan PHP
contoh SCRIPT :



itu hanya sekedar contoh mentah saja ,script diatas banyak sekali di gunakan oleh spamer untuk mengirim email masal. anda tinggal mengubah beberapa scripnya saja .

Tuesday, July 30, 2013

Membuat Background Halaman website berubah-ubah


Cara membuat Halaman website Berubah-ubah menggunakan Radio button
cara ini supaya membuat tampilan web anda bisa berubah-ubah background
scripnya sebagau berikut :

<html>
<body>
<form name="go">
Blue:<input type="radio" name="C1" onClick="document.bgColor='lightblue'">
Yellow:<input type="radio" name="C1" onClick="document.bgColor='yellow'">
Green:<input type="radio" name="C1" onClick="document.bgColor='lightgreen'">
</form>
</body>
</html>

Semoga bisa membantu.
Judul: Membuat  Background Halaman website berubah-ubah

Tuesday, July 23, 2013

Cara Membuat Multiple Form Dengan PHP



Multiple form dengan PHP
Berawal dari pembuatan data untuk kepentingan data barang sebuah toko milik teman saya.
permintaan untuk pembuatan input data secara bersamaan ,katanya biar  ga ribet .

Langsung ke tkp





Untuk form prosesnya 

Cara Membuat Multiple Form Dengan PHP

Thursday, April 18, 2013

Cara Membuat Radio Button di php

Posting dengan judul cara membuat radio button di  php,  merupakan salah satu permintaan dari teman saya,yang ingin mengetahui bagai mana cara pembuatan dengan menggunakan fungsi radio button dengan php.

Pembuatan radio button ini juga penting kalau kita akan membuat suatu program php atau pembuatan suatu katagori untuk website.













Script radio button dengan php:

Silahkan Copy paste dan berinama tutor.php
Hasilnya seperti ini:
Radio Button dengan PHP



Tuesday, April 2, 2013

Mencari Selisih Waktu Dengan php



Pada Post kali ini kita akan membahas tentang bagaimana cara membuat selisih waktu menggunakan Query dengan php .

Kasus ini saya temukan ketika saya akan membuat suatu program absensi, dimana saya harus mencari selisih Contohnya dari jam 08:00:00 - 15:30:00 . akhirnya ada sedikit pencerahan dari mbah google.

Querynya Seperti ini :
<?php
$sql=mysql_query ("SELECT timediff(jam_masuk,jam_keluar) AS selisih");
?>
Semoga bermanfa'at.


Saturday, March 23, 2013

Cara membuat Buku tamu sederhana dengan php


Persiapan
Untuk membuat guest book  ini, maka di komputer Anda harus sudah ada beberapa tool yang bisa digunakan, seperti:
Web server, di sini penulis menggunakan Apache web server versi 1.3.33 (win32)
PHP, di sini penulis menggunakan PHP versi 4.3.11 (win32)
Database, di sini penulis menggunakan MySQL database versi 4.1.11-nt-max (win32)
Pastikan semua service sudah jalan, seperti service web server dan juga mysql. Untuk menjalankan service Apache, Anda bisa ketikkan net start apache. Untuk menjalankan service MySQL, maka Anda bisa mengetikkan net start mysql.
Setelah itu Anda harus membuat database dan tabel di dalam MySQL yang berfungsi sebagai tempat menyimpan data dari guest book nantinya. Di sini penulis membuat database yang bernama coba dan nama tabelnya adalah gbook. Berikut ini adalah script untuk membuat tabelnya.
create table gbook (
tanggal date,
nama varchar(255),
email varchar(255),
pesan text);
Kita lihat pada tabel gbook tersebut akan terdiri field tanggal untuk menyimpan tanggal posting, nama untuk menyimpan nama pengunjung, email untuk menyimpan data email dan pesan untuk menyimpan kesan dan pesan dari pengunjung.
Pembuatan
Hanya ada dua file yang dibutuhkan dalam misi ini, yaitu file HTML form nya dan script pemroses data form-nya. Untuk HTML form nya, penulis beri nama guest_book.php dan script pemrosesan data guest booknya, penulis beri nama gbook_p.php.
Berikut code untuk file PHPnya
<?php
include “config.php”; // digunakan untuk memasukkan kode dari file lain yang ditunjuk
// proses penambahan data ke database
if($mod == “add”){
$add_query = mysql_query(“insert into bukutamu values(”, ‘$nama’, ‘$email’, ‘$alamat’, ‘$pesan’)”) or die(mysql_error());
}
?>
<html>
<head>
<title>Belajar membuat buku tamu</title>
</head>
<body>
<?php
if($add_query){
echo “Isian berhasil di tambahkan, <a href=”lihat.php”>lihat data buku tamu</a>”;
}else{
?>
Form Buku Tamu <br /><br />
<form method = “post” action = “#”>
nama : <input type = “text” name = “nama”><br>
email : <input type = “text” name = “email”><br>
alamat : <textarea name=”alamat”></textarea><br>
pesan : <textarea name=”pesan”></textarea><br>
<input type=”hidden” name=”mod” value=”add”>
<input type=”submit” name=”button” id=”button” value=”Submit”>
</form>
<?php
}
?>
</body>
</html>
Setelah selesai membuat kode PHPnya sekarang kita akan membuat koneksi databasenya, berikut scriptnya :
<?php
$hostDB = “localhost”; // untuk hostname database, disesuaikan dengan server
$userDB = “root”; // secara default, XAMPP membuat database user root
$passDB = “”; // secara default, password root adalah null
$DB = “belajar”; // sesuaikan dengan database yang dibuat
// memulai koneksi ke database
$conn = mysql_connect ($hostDB, $userDB, $passDB) or die(mysql_error());
// seleksi database yang akan digunakan
mysql_select_db($DB, $conn) or die(mysql_error());
?>
Anda harus menyesuaikan nilai-nilai pada variabel di atas dengan keadaan pada server MySQL Anda.
Letakkan semua file tersebut di dalam folder web root Anda dan kemudian Anda bisa panggil file guest_book.php dari web browser, contohnya adalah http://localhost/guest_book.php.

Tuesday, March 19, 2013

Belajar Pemrograman PhP

Post kali ini mengangkat tema belajar pemrograman php.
sebelum sudah saya posting apa itu PHP , php kepanjangan dari  (Personal Home Page ) 
untuk memulai pemrograman yang pertama kita butuhkan adalah appserv.
Appserv adalah sebuah aplikasi untuk menginstal beberapa aplikasi di antaranya apache phpmyadmin dan MYsql. dan semuanya software gratis.


PHPmyadmin
Langkah selanjutnya kita harus siapkan sebuah software untuk membuat coding-coding php , anda bisa download adobe dreamwever atau pun notepad++ , saya sarankan untuk pemula supaya memakkai notepad++ , karena untuk terbiasa menghapal sebuah coding biasanya kita jangan copy paste .

sementara sampai disini dulu gan ,untuk cara membuat coding-coding php anda bisa search di blog ini 
 semoga bisa bermanfa'at 






Wednesday, March 13, 2013

Apa itu CSS



CSS merupakan aturan untuk mengendalikan beberapa komponen dalam sebuah web sehingga akan lebih terstruktur dan seragam. CSS bukan merupakan bahasa pemograman

Apa itu CSS :
CSS singkatan dari Cascading Style Sheets
Styles didefinisikan bagaimana manampilkan elemen HTML
Styles umumnya disimpan ke dalam Style Sheet
Styles ditambahkan HTML untuk membantu pekerjaan
External Style Sheets dapat membantu banyak pekerjaan
ExternalStyle Sheet disimpan dalam CSS files
Multiple Style dapat didefinisi banyak jendela menjadi satu

Contoh :



Jika External Style Sheet disimpan dalam CSS files maka kita bisa memanggilnya dengan dilink menggunakan tag <link rel=””> misalnya :<link rel=”stylesheet” type=”text/css” href=”lib/style.css” />

Manfaat CSS :
Halaman web menjadi tidak padat, hingga halaman web menjadi SEO friendly
Kita dapat dengan mudah mengganti tampilan web dengan cukup mengganti nilai dan definisi pada satu file CSS saja.
Ukuran file lebih kecil
Load file lebih cepat
Dapat berkolaborasi dengan JavaScript
Pasangan setia XHTML
Menghemat pekerjaan tentunya, dimana hanya membuat 1 halaman CSS.

Simaklah gambaran berikut :


Sumber: http://ridwan40eresha.wordpress.com/2013/02/14/apa-itu-css/

Friday, March 1, 2013

Cara mencari data menggunakan fungsi between (antara)


 Wilujeung wayahkiyeu ,posting kali ini akan sedikit membahas tentang penggunaan between, dalam pembuatan suatu program biasanya kurang lengkap kalau di form repot nya tidak di sediakan untuk pencarian hasil antara tanggal ... sampai dengan tanggal ...
(contohnya: dari tanggal 3 maret 2013 s/d 3 april 2013).



Cara membuat fungsi between dalam php sebagai berikut:
contoh pada querynya :


Ini untuk di form pencarianya nya:

semoga tutorian cara membuat fungsi between dalam php bisa di mengerti ,

kalau ada yang salah tolong di kasih saran gan.

Sejarah Dan Perkembangan JavaScript



Dewasa ini, dunia Internet, khususnya World Wide Web berkembang dengan sangat pesat.
Perkembangan ini tentu saja mendorong orang untuk membuat halaman Web yang lebih interaktif dan
juga lebih cerdas. Salah satu cara membuat halaman Web menjadi lebih interaktif adalah dengan
menggunakan JavaScript, bahasa script yang dikembangkan Netscape Communications bekerja sama
dengan Sun Microsystems.
"sebelum berbicara banyak masalah java script artikel ini di buat oleh /Sarwati Rahayu, ST., MMSI
dan saya menemukan artikel ini tidak tau dari mana asalnya
langsung saja ke pembahasan selanjutnya"
Berbicara tentang Web tidak lepas dari HTML (Hypertext Markup Language), bahasa yang
digunakan untuk membuat halaman Web. HTML merupakan bahasa yang sangat mudah dipelajari, Anda
tidak perlu mempunyai latar belakang pemrograman untuk menggunakannya, namun untuk membuat
halaman yang interaktif, HTML saja tidak cukup.
Oleh karena iu muncullah CGI (Common Gateway Interface). Dengan CGI halaman web bisa
menampilkan pencacah pengunjung, animasi sederhana, dan masih banyak lagi.
Disamping CGI, ada bahasa pemrograman lainnya yang juga digunakan untuk meningkatkan
interaktivitas halaman web, yaitu Java. Java dikembangkan oleh SunMicrosystems dari bahasa
pemrograman yang sudah sangat populer yaitu C++. Pada java beban pemrosesan dialihkan ke klien
sehingga beban server dikurangi. Dengan java, kita bisa menampilkan animasi bersuara, menampilkan
berbagai diagram.
Dari latar belakang inilah, Netscape Communications bersama dengan Sun Microsystems
mengembangkan bahasa skrip yang diberi nama JavaScript. Asal  mula JavaScript adalah LiveScript.
Dikembangkan pertama kali pada tahun 1995. Bahasa ini dikenali pada browser Netscape Navigator
mulai versi 2.0 ke atas. Microsoft juga melengkapi Internet Explorer dengan JavaScript mulai versi 3.0 ke
atas.
Pada dasarnya skrip tidak berbeda dengan bahasa pemrograman biasa karena skrip juga berisi
kumpulan instruksi program. Hanya saja skrip mempunyai aturan yang lebih sederhana dan biasanya
tidak dikompilasi. JavaScript adalah skrip yang ditempelkan pada kode HTML dan diproses pada sisi
klien.
Bahasa JavaScript versi 1.0 sudah mengalami perkembangan sejak dirilis tahun 1995 yang lalu.
Yang pertama adalah dirilisnya JavaScript 1.1 pada tahun 1996. Yang kedua adalah dirilisnya JavaScript
1.2 pada tahun 1997.
Pada akhir tahun 1996, Netscape menyerahkan proses standarisasi spesifikasi bahasa
JavaScript ke badan independent, yaitu ECMA (European Computer Manufacturers Association). ECMA
inilah yang pada akhirnya melakukan standarisasi JavaScript.
JavaScript bukan bahasa berorientasi objek, melainkan bahasa berbasis objek. Bahasa
berorientasi objek harus mendukung 3 konsep dasar, yaitu :
1. Pengkapsulan (Encapsulation)
2. Pewarisan (Inheritance)
3. Polimorfisme (Polymorphism)


Apa yang diperlukan ?
Untuk mempelajari pemrograman JavaScript, hanya dua piranti yang diperlukan, yaitu :
1. Editor teks
- NotePad
- Word Pad
- Dll
2. Web Browser
- Netscape Navigator
- Internet Explorer
- dll
Editor teks yang digunakan harus dapat menyimpan file dalam format ASCII.  Dan Web browser yang
digunakan harus mendukung JavaScript.


 JavaScript dan HTML
Program JavaScript dituliskan pada file HTML (.html atau .htm) dengan menggunakan tag kontainer
<SCRIPT>. Dengan kata lain, kita tidak perlu menuliskan program JavaScript pada file terpisah.
Yang dimaksud dengan tag kontainer adalah tag yang diawali dengan <NAMA_TAG> dan diakhiri
dengan </NAMA_TAG>.


Contoh :
<HTML>………………. </HTML>
 <HEAD>……………… </HEAD>
<BODY> ……………… </BODY>


Tag kontainer <SCRIPT> mempunyai atribut Language. Isikan atribut Language dengan JavaScript.
Disamping JavaScript, ada juga skript lain yang diletakkan pada halaman HTML, yaitu VBScript.
VBScript dikembangkan oleh Microsoft dari bahasa pemrograman yang cukup populer Visual Basic fo
Aplication (VBA).
Untuk menulis program VBScript, bisa digunakan tag kontainer <SCRIPT>, hanya saja atribut language
diisi VBScript.
Browser-browser lama yang belum mendukung skrip biasanya mengabaikan tag <SCRIPT>. Namun
masalahnya ada beberapa browser lama yang menuliskan teks diantara tag <SCRIPT> dan </SCRIPT>.
Jalan termudah dengan memahami sesuatu adalah dengan mempraktekannya.
Oleh karena itu cobalah program JavaScript berikut ini :

   FILE : skrip1-1.htm
<HTML>
<HEAD>
<TITLE>Sekilas JavaScript</TITLE>
</HEAD>
<BODY>
Belajar membuat program JavaScript<BR>
<SCRIPT LANGUAGE="JavaScript">
<!--
document.write("Selamat Malam<BR>");
document.write("Sarwati Rahayu");
//-->
</SCRIPT>
</BODY>
</HTML>

Keterangan :
Kode-kode tersebut di atas disebut dengan skrip JavaScript diawali dengan tag <SCRIPT> dan diakhiri
dengan tag </SCRIPT>. Di dalam tag <SCRIPT> terdapat atribut LANGUAGE yang diisi dengan
“JavaScript”. Tag ini oleh browser yang mengenal JavaScript akan segera ditanggapi dengan
menerjemahkan kode yang terdapat diantara tag <SCRIPT> dan </SCRIPT>
Tanda <!-- dan //--> umumnya disertakan dengan tujuan agar sekiranya browser tidak mengenali
JavaScript maka browser akan memperlakukannya sebagai komentar sehingga tidak ditampilkan pada
jendela browser.
Kode :
document.write ("Selamat Malam");
document.write ("Sarwati Rahayu");
disebut sebagai sebuah pernyataan (statement). Pernyataan adalah sebuah perintah pada JavaScript
yang berdiri sendiri dan menghasilkan suatu tindakan. Dalam hal ini pernyataan tersebut berfungsi untuk
menampilkan string “” pada jendela browser. Perlu diketahui jika terdapat lebih dari satu pernyataan,
maka antara pernyataan satu dengan lainnya harus dipisahkan dengan tanda titikkoma (;).
Dengan  demikian, pada kode JavaScript di depan terdapat dua perintah yang masing-masing
menampilkan string “Selamat Malam” dan “Sarwati Rahayu”.

Pesan-pesan Kesalahan


Kode JavaScript yang salah secara sintaks akan membuat browser menampilkan kotak dialog
yang menyatakan pesan kesalahan. Sebagai contoh, ubahlah tulisan document pada kode di atas
menjadi DOCUMENT dan kemudian simpan kembali file tersebut. Selanjutnya panggillah kembali file
tersebut pada browser.

Pesan kesalahan terdapat pada baris 13 berupa kata DOCUMENT yang tidak dikenal.
Umumnya kesalahan yang sering terjadi pada kode JavaScript diakibatkan oleh hal-hal sebagai berikut :
1. Kesalahan karena penulisan huruf kapital dan huruf kecil.
2. Penggunaan tanda kutip yang tidak cocok.
3. Kesalahan dalam tag <SCRIPT>


Bahasa Berorientasi Objek
JavaScript merupakan sebuah bahasa yang berorientasi objek. Sebuah objek terdiri dari properti,
metode, dan penanganan kejadian.


 Properti
Properti adalah atribut dari sebuah objek. Pada contoh di depan, document adalah sebuah objek
bawaan pada javascript. Untuk mengakses sebuah properti, perlu penulisan dengan bentuk sebagai
berikut : nama_objek.nama_properti
Tanda titik digunakan sebagai pemisah antara nama objek dan nama properti.
Properti dapat diberi nilai melalui bentuk penugasan berikut :
Objek.properti = nilai
FILE : skrip1-2.htm
<HTML>
<HEAD>
<TITLE>  properti defaultStatus </TITLE>
</HEAD>
<BODY>
Tes defaultStatus
<SCRIPT LANGUAGE = "JavaScript">
<!--
   window.defaultStatus = “coba”
//-->
</SCRIPT>
</BODY>
</HTML>

M e t o d e
Metode adalah suatu kumpulan kode yang digunakan untuk melakukan sesuatu tindakan
terhadap objek. Sbg contoh, write() pada objek document adalah metode yang digunakan untuk
menuliskan tulisan ke jendela browser.
Seperti halnya properti, metode dipanggil dengan menyebutkan nama objek, tanda titik, dan
nama metode diikuti dengan daftar parameter yang diletakkan di dalam tanda kurung.


 Penanganan Kejadian
Penanganan kejadian (event handler) adalah sekumpulan kode yang akan dijalankan manakala
pemakai melakukan suatu tindakan (biasa disebut dengan kejadian). Contoh kejadian adalah ketika
pemakai mengklik tombol mouse atau ketika menutup jendela browser. Bentuk penanganan kejadian
adalah seperti berikut ini : nama_kejadian=”kumpulan kode”
Contoh kejadian adalah onMouseOver dan onMouseOut. Penanganan kejadian ini dapat diletakkan
pada suatu link. Dalam hal ini onMouseOver adalah kejadian yang berlangsung saat penunjuj mouse
menunjuk ke link dan onMouseOut adalah kejadian yang berlangsung saat penunjuk mouse tidak lagi
menyorot link.
Contoh :
<A HREF = “www.detik.com”
onMouseOver = “window.status = ‘Anda menyorot link’; return true”
onMouseOut = “window.status = ‘’; return true”> detik dot com </A>


 Manangani Pemasukkan Data
JavaScript memiliki mekanisme yang memungkinkan pemakai disuguhi jendela untuk
memasukkan sederetan masukan dan setelah pemakai mengkilk tombol OK maka kode dalam
JavaScript akan melakukan serangkaian proses. Misal, skrip berikut ini akan meminta user memasukan
namanya dan kemudian akan mendapatkan jawaban.
FILE : skrip1-3.htm

<HTML>
<HEAD>
<TITLE>Jendela Memasukkan Data</TITLE>
</HEAD>
<BODY>
<SCRIPT LANGUAGE = "JavaScript">
<!--
   var nama = prompt("Nama Anda : ");
   document.write("Hai, " + nama);
//-->
</SCRIPT>
</BODY>
</HTML>

Jendela Peringatan
Jika Anda ingin memberikan sebuah pesan kepada user, Anda bisa menyajikannya dalam bentuk

kotak dialog yang biasa disebut Alert Box.

Maka pernyataan yang diberikan adalah :

Window.alert("Jendela Peringatan");
<HTML>
<HEAD>
<TITLE>Alert Box</TITLE>
</HEAD>
<BODY>
<SCRIPT LANGUAGE = "JavaScript">
<!--
   window.alert("Jendela Peringatan");
//-->
</SCRIPT>
</BODY>
</HTML>

Hasil skrip1-4.htm



Jendela Konfirmasi
JavaScript menyediakan jendela konfirmasi. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan

metode confirm().

<HTML>
<HEAD>
<TITLE>Jendela Konfirmasi</TITLE>
</HEAD>
<BODY>
<SCRIPT LANGUAGE = "JavaScript">
<!--
   var jawab = window.confirm("Anda sudah belajar?");
      document.write("Jawaban Anda: " + jawab);
//-->
</SCRIPT></BODY></HTML>


 Objek pada JavaScript
JavaScript mempunyai objek hirarki yang disebut sebagai window.


 Window
 Location
 History
 Document
Forms
Anchors


Window merupakan objek berisi metoda dan properti yang berinteraksi dengan window aktual.
Setiap window dapat mempresentasikan Frame. Location berisi properti dan metoda yang berkaitan
dengan lokasi URL. History berisi tentang infomasi daftar dari history tempat/url yang telah dikunjungi.
Sedangkan document merupakan objek yang paling banyak digunakan dalam JavaScript, termasuk
penggunaan forms, links, string (teks) dan lainnya.


Variabel dan Nilai
Dalam sebuah bahasa pemrograman, variabel sangatlah berperan penting . Biasanya variabel
digunakan untuk menyimpan data. Variabel adalah suatu nama yang digunakan untuk menyimpan nilai
dan nilai yang ada di dalamnya dapat diubah sewaktu-waktu. Variabel berlawanan dengan literal atau
konstanta, dimana konstanta menyatakan nilai yang tetap .
Pada JavaScript, pendeklarasian variabel bersifat opsional, artinya bahwa variabel bisa
dideklarasikan atau tidak. Bila suatu variabel diberikan sebuah nilai, maka JavaScript menganggap
bahwa variabel tersebut telah dideklarasikan. Meskipun pendeklarasian variabel pada JavaScript bersifat
opsional, akan lebih baik jika variabel selalu dideklarasikan dalam pembuatan program.
8.10.1. Deklarasi Variabel
Pendeklarasian variabel pada JavaScript ditulis dengan menggunakan pernyataan var.
Contoh :
var nama = “sarah”;
var nilai = 8;
var x,y,z = “9”;
var alamat;


Pada contoh pertama, variabel nama dideklarasikan dan diisi dengan string “sarah”. Pada contoh kedua,
variabel nilai dideklarasikan dan diisi dengan nilai 8. Pada contoh ketiga x, y, z dideklarasikan dan diisi
dengan string “7”. Pada contoh ketiga ini, dapat langsung dideklarasikan tiga variabel sekaligus dengan
cukup menuliskan kata kunci var satu kali saja. Adapunun pada contoh terakhir variabel alamat akan
diisi dengan null.
Walaupun suatu variabel dapat dideklarasikan tanpa diberi nilai awal, sebaiknya hal seperti ini dihindari.
Variabel tidak dapat digunakan sebelum diberi sebuah nilai atau dideklarasikan secara eksplisit.
Contoh :
Document.write(nama);
Padahal nama belum diberi oleh nilai tertentu atau belum dideklarasikan, maka pesan kesalahan akan
dimunculkan.

Penamaan Variabel
Penamaan variabel harus mengikuti aturan-aturan sebagai berikut :
1. Penamaan variabel diawali dengan huruf atau tanda karakter garis bawah ( _ ).
2. Nama variabel tidak boleh mengandung karakter spasi. Bila variabel terdiri dari beberapa kata, maka
variabel dapat dipisahkan dengan karakter garis bawah.
3. Karakter kedua dan seterusnya dapat berupa huruf, angka, atau karakter garis bawah.
4. Penamaan variabel tidak boleh menggunakan kata kunci JavaScript.
5. Beberapa variabel yang bernama sama tidak dapat dimiliki dalam sebuah blok. Tetapi dapat
digunakan asalkan variabel-variabel tersebut terletak dalam blok yang berbeda.
6. Sebaiknya penamaan variabel dibuat sesuai dengan apa yang disimpannya.
7. Huruf kapital dan huruf kecil dibedakan (CASE-SENSITIF)


Contoh : (Penamaan Variabel)

- nama, nama1, nama_2
- 2nama, nama 1, nama, datanama+nim




BENAR
SALAH

(Karena diawali dengan angka, mengandung spasi, mengandung tanda +)

nama_1 dan NAMA_1



BENAR

(Menyatakan variabel yang berbeda karena huruf kapital dan huruf kecil dibedakan.

 Tipe Data
JavaScript tidak mendukung tipe data secara eksplisit. Hal ini dapat dilihat pada beberapa contoh
sebelumnya. Variabel dapat dideklarasikan tetapi tidak menentukan tipe datanya.
Meskipun JavaScript tidak mendukung tipe data secara eksplisit, namun JavaScript mempunyai
tipe data secara implisit, yaitu :
1. Bilangan atau Numerik  Misalnya : 456, -90
2. String  Misalnya : “Sarwati Rahayu”
3. Nilai logika atau dikenal dengan istilah boolean. Nilainya berupa true atau false

4. Null

Variabel yang tidak diinisialisasi


1. Tipe Data Bilangan/Numerik
Tipe bilangan/numerik  dapat dibedakan menjadi tipe bilangan bulat dan bilangan real.Bilangan
bulat dapat ditulis dengan basis 10 (desimal), basis 8 (Oktal), ataupun basis 16 (Heksadesimal)
1. Bilangan Desimal
Bilangan desimal menggunakan digit 0 sampai dengan 9. Bilangan desimal ditulis dengan tidak boleh
diawali dengan angka 0 (nol) (kecuali bilangan nol itu sendiri)
Contoh : 078 tidak diartikan sebagai 78


2. Bilangan Oktal
Bilangan oktal menggunakan digit 0 sampai dengan 7. Bilangan oktal ditulis dengan diawali angka 0
(nol).
Contoh : 012 (identik dengan 10 dalam satuan desimal)
3. Bilangan Heksadesimal
Bilangan heksadesimal menggunakan digit o samapi dengan 9, huruf A samapi dengan hurf F.
Bilangan heksadesimal diawali dengan awalan 0x atau 0X.
Contoh : A (identik dengan 10 dalam satuan desimal)
         FF (identik dengan 255 dalam satuan desimal)


Bilangan real bisa mengandung tanda pecahan. Untuk mendeklarasikan tipe bilangan real, dapat
digunakan tanda titik atau notasi ilmiah (notasi E) dan bukan tanda koma. Tanda e atau tanda E yang
biasa digunakan untuk menyatakan notasi ilmiah bisa digunakan.


Contoh :
var A = 8765.789
var B = 8.765789E+3


Pada contoh di atas pendeklarasikan dua buah bilangan yang sama, hanya saja pada pada
pendeklarasikan pertama digunakan tanda titk sedangkan pada pendeklarasikan kedua digunakan notasi
ilmiah.

 Tipe Data String
String adalah deretan karakter-karakter. Pada JavaScript string dapat dituliskan diantara tanda
petik tunggal (‘) atau tanda (“).
Contoh :
var nama = ‘sarwati rahayu’ ;
var nama = “sarwati rahayu” ;


Cara penulisan yang harus digunakan tergantung pada kebutuhan. Bila string yang
dideklarasikan di dalamnya terdapat karakter “, lebih baik gunakan tanda petik tunggal.
Contoh :
var a = ‘Eko berkata, “Hari sudah malam” ‘ ;


Dan sebaliknya, jika string yang dideklarasikan de dalamnya terdapat karakter ‘ , lebih baik gunakan
tanda petik ganda.




Contoh :
var a = “Don’t  cry “ ;


Jika string tidak memiliki karakter sama sekali, maka stringnya disebut string kosong.
Penulisannya : “” atau ‘’
JavaScript menyediakan karakter-karakter khusus, seperti  :



\b
\f
\n
\r


\t

menyatakan backspace
menyatakan form feed
menyatakan karakter baris baru
menyatakan carriage return (memindah kursos ke awal
baris)
menyatakan karakter tab

Tipe Data Logika/Boolean
Tipe data boolean hanya dapat bernilai true atau false, dimana true menyatakan benar dan false
menyatakan salah. Tipe seperti ini banyak digunakan sebagai kondisi dalam pernyataan seperti if dan
while.


Contoh :
var nilai_1 = (nilai_2 < 100);


Pada contoh tersebut, jika nilai_2 lebih kecil dari pada 100 maka nilai_1 akan bernilai true.
Sebaliknya jika nilai_2 bernilai lebih besar atau sama dengan 100, nilai_1 akan bernilai false.




Tipe Data Null
Tipe data null digunakan untuk merepresentasikan variabel yang tidak diinisialisasi. Nilai null
menyatakan nilai khusus yang berarti bahwa nilainya tidak ada.
Contoh :
var total ;
Pada contoh tersebut variabel total akan diberi nilai null, yang menyatakan bahwa variabel ini tidak
pernah diberi nilai.

Ekspresi
Ekspresi merupakan suatu bentuk yang menghasilkan suatu nilai. Dalam bentuk yang sederhana
ekspresi, biasanya ekspresi merupakan sebuah variabel. Dan dalam bentuk yang kompleks biasanya
sebuah ekspresi disajikan dengan melibatkan operator & operand.
Misalnya :

3 – 1 * 6

EKSPRESI

Angka 3, 1, dan 6 adalah merupakan operand, sedangkan simbol – dan * berperan sebagai operator.
Contoh dalam penggunaan ekspresi adalah yang biasanya terjadi pada pernyataan yang menggunakan
write.


document.write(4 + 5);


akan menampilkan hasil ekspresi 4 + 5 pada jendela browser.


 Operator
Pada dasarnya, operator pada JavaScript  dapat dibagi menjadi enam, yaitu :
1. Operator Aritmatik
2. Operator Pemberian nilai
3. Operator pemanipulasi bit (bitwise)
4. Operator pembanding
5. Operator Logika
6. Operator String


 Operator Aritmatik
Operator aritmatik digunakan pada operan bertipe numerik. Semua operator berlaku untuk
bilangan bulat maupun bilangan pecahat (floating-point). Ada dua macam operator aritmatik :
1. Operator aritmatik tunggal (unary)
Hanya menggunakan satu buah operand
2. Operator aritmatik biner (binary)
Menggunakan operand lebih dari satu (biasanya 2 buah operand)
Tabel 8.1 Operator Aritmatik

Operator

Tunggal / Biner

Kegunaan

+ Biner

Penjumlahan

-
*
/

Biner
Biner
Biner

Pengurangan
Perkalian
Pembagian




%
-
++

--

Biner
Tunggal
Tunggal

Tunggal

Modulus (sisa pembagian)
Negasi
Penambahan dengan satu
(penaikan)
Pengurangan dengan satu
(Penurunan)


JavaScript tidak mendukung operator untuk perpangkatan. Perpangkatan dapat dilakukan melalui
metode yang akan dijelaskan untuk berikutnya berikutnya.
Operator +, -, *, dan / sering kali dijumpai dalam penggunaannya di setiap bahasa pemrograman.
Yang perlu diperhatikan adalah operator penambahan dengan satu (++) dan operator pengurangan
dengan satu (--). Kedua operator ini masing-masing digunakan untuk menambah atau mengurangi nilai
suatu variabel dengan satu..
Contoh :
var x = 50;
Kemudian pada baris berikutnya dituliskan :
x++;
maka nilai variabel x sekarang adalah 51. emudian bila dituliskan lagi
x--;
variabel x akan kembali bernilai 50.


Operator ++ dan – dapat dituliskan di belakang atau di depan variabel : ++x atau x--;
Pada kasus di atas, letak operator ++ atau – (di depan atau di belakang variabel) tidak berpengaruh..
Ada kasus lain dimana letak tanda ++ atau – sangat berpengaruh.
Contoh :
var y = 10;
kemudian pada baris berikutmya ditulis pernyataan :
x = y++;
pernyataan ini berarti nilai y diberikan kepada x kemudian di tambah 1. Dengan kata lain, sekarang x
bernilai 10 dan y bernilai 11.
Bila operator dituliskan di depan variabel :
x = ++y;
maka x dan y bernilai sama yaitu 11. Hal ini dikarenakan pernyataan tersebut dapat diterjemahkan
menjadi : nilai y ditambah dengan 1 kemudian hasilnya diberikan kepada x.

Operator Pemberian Nilai
Operator pemberian nilai digunakan bila ingin memberi nilai ke suatu operan atau mengubah nilai
suatu operan. Semua opearotor pada tabel 4.2 dapat dikenakan pada operan bertipe numerik. Hanya
operator = dan += yang dapat dikenakan pada operan bertipe string.
Operator += digunakan untuk menambah suatiu operan dengan operan lain.
Contoh :
var x = 10;
Bila kemudian dituliskan pernyataan :
x+= 20
variabel x bernilai 30. Hal ini dikarenakan pernytaan tersebut dapat diterjemahkan menjadi nilai x
ditambah dengan 20.


Tabel 8.2 Operator pemberi nilai

Operator
=
+=
-=
*=
/=

Keterangan
sama dengan
ditambah dengan
dikurangi dengan
dikalikan dengan
dibagi dengan

Contoh
a= b
a + = b
a - = b
a * = b
a / = b

Ekuivalen
-
a = a + b
a = a – b
a = a * b
a = a / b

%= dikenai operasi
modulus dengan

a %= b

a = a % b

&=

|=

>>=

<<=

>>>=

dikenai operasi  bit
and dengan
dikenai operasi bit or
dengan
dikenai operasi bit >>
dengan
dikenai operasi bit
<<dengan
dikenai operasi bit
>>> dengan

a & = b

a | = b

a >> = b

a << = b

a >>> = b

a = a & b

a = a | b

a = a >> b

a = a << b

a = a >>>b


Operator Pemanipulasian Bit
Operasi ini berhubungan dengan pemanipulasian bit pada operan bertipe bilangan bulat.
Tabel 8.3. Operator pemanipulasian Bit

Operator
&
|
^

Keterangan
Operator bit AND
Operator bit OR
Operator bit XOR

~ Operator NOT
<< Menggeser ke kiri

>>
>>>

Menggeser ke kanan
Menggeser ke kanan dengan diisi
nol

Operator Pembanding
Operator pembanding digunakan untuk membandingkan dua buah operan. Operan yang dikenai
operator ini dapat bertipe string, numerik, maupun ekspresi lain. Hasil dari operasi pembandingan adalah
data bertipe boolean yang menunjukkan hasil operasi benar atau salah.
Tabel 4.4. Operator pembanding

Operator

Keterangan

== Kesamaan
!= Ketidaksamaan
> Lebih besar daripada






Konversi Tipe

<
>=
<=

Lebih kecil daripada
Lebih besar atau sama dengan
Lebih kecil atau sama dengan

Konversi tipe data pada JavaScript telah diatur dengan sendirinya oleh JavaScript itu sendiri.
Konversi tipe data string ke dalam tipe data numerik dapat menggunakan fungsi paseInt() atau
parseFloat(). Fungsi parseInt() adalah fungsi yang berguna untuk mengkonversi string bilangan menjadi
bilangan bulat. Sedangkan fungsi parseFloat() adalah fungsi yang berguna untuk mengkonversi string
bilangan menjadi bilangan pecahan.


Komentar
Komentar dalam JavaScript dapat dibuat dengan menggunakan /* dan */. Semua teks yang
terletak dalam pasangan tanda tersebut tidak akan diproses oleh JavaScript.
-------------------------------------

Latihan Untuk Dikerjakan Di Laboratorium Komputer
Latihan Untuk Dikerjakan Di Rumah
1. Buatlah sebuah jendela peringatan/informasi untuk menampilkan kata ”Perhatian, saya cantik !”
2. Buat pula sebuah jendela konfirmasi untuk mengkonfirmasikan kata ”Saya cantik : Setuju kan ?”
3. Buatlah program untuk mengitung luas segitiga, dengan ketentuan sebagai berikut :
- window.defaultStatus berisikan kata ”Selamat Mencoba”
- Nilai alas diinput melalui jendela prompt dan browser akan menampilkan nilai alas yang diinput
- Nilai tinggi diinput melalui jendela prompt dan browser akan menampilkan nilai tinggi yang
diinput
- Hitung luas segitiga dengan rumus : (alas * tinggi) / 2
- Browser menampilkan Luas segitiga yang telah dihitung



Thursday, February 28, 2013

Penanganan CheckBox di javascript


Deteksi apakah checkbox sudah dicek.
checkboxObject.checked=true|false
Contoh:

Mengambil Nilai checkbox
BELAJAR PEMROGRAMAN PHP,HTML DAN JAVASCRIPT















html,php,javascript



Metode Tanggal dan Waktu dengan javascript



Belajar php,html dan javascript
Bagaimana cara membuat metode tanggal dan waktu dengan javascript.
Untuk membuat objek tanggal dan waktu terlebih dahulu anda mendeklarasikan variabel/objek tanggal dan waktu tersebut




+-------------------------------------+
| var mydate= new Date()                   |
+-------------------------------------+
Berikut adalah contoh  beberapa metode tanggal dan waktu pada  javascript:
Metode
Deskripsi
getDate()
Menghasilkan tanggal dalam suatu bulan
getDay()
Meghasilkan nama hari
getHours()
Menghasilkan jam (dimulai dari 0-23)!
getMinutes()
Menghasilkan menit
getSeconds()
Menghasilkan detik
getMonth()
Menghasilkan bulan. (dimulai dari 0-11)!
getYear()
Menghasilkan tahun
getTime()
Menghasilkan waktu yang lengkap

Contoh:

<script type="text/javascript">
var hari_ini= new Date()
var tahun = hari_ini.getYear()
var bulan = hari_ini.getMonth()+1
var tanggal = hari_ini.getDate()

document.write("Tanggal hari ini: ")
document.write(tanggal+"/"+bulan+"/"+tahun)

</script>

Hasilnya:
Tanggal hari ini: 1/12/2013



Tuesday, February 26, 2013

MANIPULASI DATA PADA DATABASE MYSQL



Database Mysql
Merupakan sebuah system manajemen database relasi (relational databade
management system). Bersifat open source dapat didownload secara bebas, mysql memiliki
kinerja, kecepatan, proses, dan ketangguhan yang tidak kalah dengan database yang lain. Ex :
oracle, Sybase, unity, dll.
Pada awalnya mysql hanya berjalan diatas platform system operasi linux. Hampir
semua distro linux telah memasukkan mysql sebagai database standarnya., namun saat ini
mysql dapat pula berjalan diatas system operasi lainnya, ex : Ms. Windows, Solaris,
FreeBSD, mac OSX, dsb.
Pada tahun 2003 mysql AB meneliti menggunakan jejak pendapat pada situsnya bahwa
12.598 responden didapat 5.824 ( 46,2% ) diantaranya menggunakan linux sebagai platform
system operasinya dan database mysql. Mengapa mysql ?
1. Kecepatan, dalam hal kecepatan proses mysql memiliki kemampuan diatas rata – rata
dari pada database lain.
2. Mudah digunakan, perintah dan return pada mysql maupun instalasi relative mudah.
3. Open source, siapapun dapat mengembangkan mysql.
4. Kapabilitas, mysql dapat digunakan untuk mengelola database dengan jumlah 50 juta
record. 60000 table, dengan jumlah baris 5 milyar baris, 32 buah index per table,
sedang setiap index terdiri hingga 16 kolom kriteria.
5. Replikasi data, dapat dibuat mirror server dari server induk sehingga kerja system
terbantu.
6. Konektifitas dan keamanan, mysql menggunakan system keamanan dan ijin akses
tingkat lanjut, dapat mengencripsikan data password user.
7. Lintas platform system operasi, dapat dijalankan diberbagai system operasi.

Query
Untuk mengakses database digunakan query sebagai perintahnya.
1. Menampilkan database yang ada pada mysql.
Mysql>show database;
 2. Membuat database
mysql>create database <nama database>;
3. Menggunakan database
mysql>use <nama Db>;
4. Melihat table pada database
mysql>show tables;
5. Membuat table baru
mysql>create table <nama table> (<nama kolom><tipe data>);
6. Memasukkan data pada table
mysql>insert into <nm table> (<nama kolom>)value(<isi>);
7. Menampilkan data
 mysql>select <nm
<kolom>;
8. Mengedit data
 kolom> from<nm
<kriteria>order table>where by

mysql>update <table>set <kolom=perubahan data>where <kriteria>;
9. Menghapus data
mysql>delete from <table>where <kriteria>;
10. Keluar dari mysql
mysql>quit atau exit atau \q
Jenis Kolom (Tipe Data Pada Mysql)
1. Numeric : tinyint, smallint, mediumint, int, bigint, float, double, decimal.
2. Karakter : char, varchar.
3. Enum : enum, set.
4. Blob : tinyblob, blob, mediumblob, longblob, tinytext, mediumtext, text, longtext.
5. Tanggal dan Waktu : date, datetime, time, timestamp, year.


MANIPULASI DATA PADA DATABASE MYSQL

Salah satu kewajiban bagi yang mempunyai website salah satunya adalah pemeliharaan.
Hal ini diperlukan agar data dan informasi yang ada pada website selalu
uptodate. Untuk kebutuhan tersebut maka digunakan alat bantu yaitu fasilitas edit data.
contoh kecil untuk Algoritma edit data:
EDIT DATA
1. mencari data yang akan diedit.
Proses pencarian menggunakan perintah query yaitu : select <namafield> from
<namatable> where <kondisi>; setelah query dijalankan akan memberikan feedback
berupa recordset yang berisi data hasil query.

2. melakukan pengeditan menggunakan halaman form edit. Data yang telah ditemukan
kemudian ditampilkan pada element form. Dan dilakukan pengeditan data.

3. setelah data diedit lalu dilakukan proses update dengan query update.

4. untuk menampilkan data terbaru dapat menggunakan halaman output


HAPUS DATA 

Pada saat data yang sudah tidak diperlukan lagi,disini membutuhkan mekanisme hapus data yang mana akan menghapus data yang memang sudah tidak diperlukan.

Contoh Algoritma delet data:

1. mencari data yang akan diedit.
Proses pencarian menggunakan perintah query yaitu : select <namafield> from
<namatable> where <kondisi>; setelah query dijalankan akan memberikan feedback
berupa recordset yang berisi data hasil query.
2.  untuk keamanan proses maka dapat ditambahkan halaman konfirmasi yang   berfungsi
untuk menampilkan data yang akan di delete.

3. melakukan perintah delete dengan query delete form table.
4. untuk menampilkan data terbaru dapat menggunakan halaman output.



dari beberapa sumber