Contact | Sitemap | Announcement | Privacy Policy | Disclaimer |
$value) { if (strpos($param, 'color_') === 0) { google_append_color($google_ad_url, $param); } else if (strpos($param, 'url') === 0) { $google_scheme = ($GLOBALS['google']['https'] == 'on') ? 'https://' : 'http://'; google_append_url($google_ad_url, $param, $google_scheme . $GLOBALS['google'][$param]); } else { google_append_globals($google_ad_url, $param); } } return $google_ad_url; } $google_ad_handle = @fopen(google_get_ad_url(), 'r'); if ($google_ad_handle) { while (!feof($google_ad_handle)) { echo fread($google_ad_handle, 8192); } fclose($google_ad_handle); } ?>

Translate

Wednesday, July 16, 2014

Mengenal Fungsi Switch-Case dalam PHP

Wednesday, July 16, 2014

Shared :

Setelah sekian lama ga ada posting kali ini akan sedikit sering mengenai fungsi switch case - brak
Pada dasarnya fungsi switch pada PHP sama saja dengan fungsi if dan else,ada sedikit perbedaan pada penggunaannya dan juga syntaxnya. contoh scriptnya kurang lebih seperti ini:



Posting Komentar

BY AQMAL MAULANA - 10:57 PM
Share

Artikel: Mengenal Fungsi Switch-Case dalam PHP

Anda sedang membaca artikel tentang Mengenal Fungsi Switch-Case dalam PHP dan anda bisa menemukan artikel Mengenal Fungsi Switch-Case dalam PHP ini dengan url http://aqmalmaulana.blogspot.com/2014/07/mengenal-fungsi-switch-case-dalam-php.html,anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya jika artikel Mengenal Fungsi Switch-Case dalam PHP ini sangat bermanfaat bagi teman-teman anda,namun jangan lupa untuk meletakkan link Mengenal Fungsi Switch-Case dalam PHP sebagai sumbernya.

0 komentar: